Syaifudin Sardi

…semua tentang syaifudin sardi dan catatan kehidupannya …

Pelajaran dari Motor Soak

2 Comments

Pagi ini, saat akan berangkat ke kantor, saat menyalakan motor, ada gambaran yang aneh di panel motor saya. Ini dia penampakannya:

Image3019[1]Aneh, karena pada saat yang sama indikator netral, gigi satu, dan gigi empat menyala bersama-sama. Karena terburu-bruru akan berangkat, penampakan itu saya abaikan saja. Setelah motor saya keluarkan, segera saya tekan tombol start, masukkan gigi satu, dan tarik gas berangkat tugas.

Di tengah perjalanan, dengan operasi standar, saya masukkan gigi dua, gigi tiga, dan gigi empat sesuai dengan kebutuhan. Saat menginginkan jalan pelan, giginya diturunkan. Saat butuh jalan kencang, giginya dinaikkan. Pokoknya, diturunkan dan dinaikkan sesuai kebutuhan. Suatu ketika, pada saat masuk gigi tiga, ada gambaran yang aneh lagi di panel motor saya. Ini dia penampakannya:

Image2788[1]

Indikator gigi dua, gigi tiga, dan gigi empat menyala bersama-sama. “Ini motor memang agak soak kali, ya?” Pikir saya. Asal bukan yang menaikinya saja yang soak, he he he. Selama dalam perjalanan di atas motor, saya jadi berpikir dan akhirnya timbullah ide untuk membuat tulisan ini.

Pada penampakan pertama, saya senang sekali melihat motor saya. Bagaimana tidak, belum juga diperintah bekerja, masing-masing sudah berebut untuk bekerja. Gigi satu, gigi empat, bahkan netralpun berebut untuk mempromosikan dirinya. “Saya lho yang pantas dipekerjakan lebih dulu”, itu mungkin yang ingin mereka sampaikan. “Tenang, tenang, kalian akan dapat pekerjaan sesuai dengan porsi kalian masing-masing,” gumam saya dalam hati seolah-olah mengerti apa yang mereka inginkan.

Sebagai pemilik motor yang bijak, tentu saya akan mulai bekerja dengan gigi netral saat mengeluarkan si motor. Saat kali pertama jalan, tentu saya akan bekerja dengan gigi satu. Agak kencangan sedikit, saya memilih bekerja dengan gigi dua, gigi tiga, dan sampai dengan gigi empat untuk mendapatkan kecepatan optimal. Saat hendak belok ke pom bensin, peran gigi empat saya alihkan ke gigi tiga, gigi dua, gigi satu, sampai motor berhenti. Baru kemudian gigi netral agar motor dapat dituntun ke tempat pengisian bensin.

Bagaimana kalau peran mereka ini saya balik. Misalkan pada saat kali pertama jalan saya bekerja dengan gigi empat, terus turun ke gigi tiga, gigi dua, sampai dengan gigi satu? Anda bisa bayangkan, kan bagaimana kinerja motor saya jadinya? Sebagai pemilik motor, tentu tidak bijak jika saya operasikan motor saya dengan cara seperti ini.

Pada penampakan kedua, saya agak sedih melihatnya. Bagaimana tidak? Jelas-jelas yang sedang bekerja dengan saya saat itu adalah gigi tiga. Eee, si gigi dua dan gigi empat koq mengaku-aku ikut bekerja? Tapi saya tidak ambil pusing terlalu lama. Maklum, kan sedang di atas motor? Kalau terlalu banyak ambil pusing, nanti jadi pusing beneran. Bisa-bisa tidak sampai kantor malah sampai ke UGD. He he he. Bagi saya, sebagai satu kesatuan motor, motor saya bisa membawa saya dengan selamat sampai di kantor.

Pembaca, dalam konteks organisasi, fenomena seperti penampakan pada motor saya, baik penampakan pertama maupun penampakan kedua, bisa saja kita temui. Tinggal bagaimana mengolah itu semua sehingga pencapaian tujuan organisasi tidak terganggu.

Apapun organisasi di mana Anda berkiprah saat ini, semoga Anda dan organisasi Anda tidak terganggu dengan fenomena-fenomena seperti penampakan motor saya tadi. Motor soak koq dipikirin. He he he. Gak cukup hanya dipikirin, bawa motor tuh ke bengkel!

Yang Berencana ke Bengkel

@dIeN’s

Advertisements

2 thoughts on “Pelajaran dari Motor Soak

  1. kalo dalam organisasi jk terjadi demikian, tinggal bagaimana memanaj & mensinergikan org2 yg mau bekerja, yang repot itu jk dlm organisasi bagaikan “panel OFF semua, motor pun tak bs dinyalakan” … mesakno pimpinane, soak puol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s